Site icon Media KotaKita

Bali United vs PSS Sleman: Serdadu Tridatu Bidik Tiga Poin di Pembuka Super League 2026/2027

GIANYAR – Bali United menegaskan kesiapannya untuk mengamankan poin penuh dalam laga pembuka Super League musim 2026/2027. Mengawali kampanye kasta tertinggi sepak bola Indonesia, tim berjuluk Serdadu Tridatu ini akan menjamu PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Jumat malam mendatang.

Pelatih Kepala Bali United, Johnny Jansen, menyatakan bahwa skuad asuhannya telah melakukan persiapan matang guna mengamankan kemenangan perdana. Juru taktik asal Belanda tersebut enggan mengulangi memori kelam musim kompetisi 2023/2024 silam, di mana Bali United harus menelan pil pahit setelah dipermalukan PSS Sleman dengan skor 0-1 di hadapan publik sendiri.

“Kami akan berjuang sekuat tenaga demi mengamankan tiga poin di kandang sendiri. Selama masa pramusim, cara bermain anak-anak menunjukkan perkembangan yang sangat positif,” ungkap mantan arsitek PEC Zwolle tersebut saat memberikan keterangan pers jelang pertandingan.

Persiapan intensif memang telah dilalui oleh Ricky Fajrin dan kawan-kawan di Bali United Training Center. Selain fokus pada penguatan fisik, taktik, dan teknik, Serdadu Tridatu juga menguji kesiapan mereka lewat serangkaian laga uji coba yang kompetitif.

Beberapa agenda uji coba yang telah dilakoni di antaranya adalah laga persahabatan melawan Tim Nasional Indonesia yang tengah bersiap menghadapi Piala AFF 2026. Bali United juga memetik hasil positif saat menumbangkan klub Kamboja, Visakha FC, dengan skor mencolok 3-0 dan 5-1. Meski sempat menelan kekalahan dari Persib Bandung dan Sabah FC di ajang Dewata Challenge, mereka terus mematangkan permainan dengan menjajal kekuatan PSIM Yogyakarta serta Kendal Tornado FC.

Senada dengan sang pelatih, kapten Bali United, Ricky Fajrin, menegaskan kesiapannya bersama seluruh pemain untuk mengimplementasikan strategi pelatih di lapangan hijau. Kehadiran para suporter di tribun stadion diharapkan mampu membakar semangat juang para penggawa tuan rumah.

Menariknya, laga perdana ini juga mencatatkan sejarah baru bagi sepak bola tanah air. Untuk pertama kalinya setelah empat tahun dilarang hadir, pendukung tim tamu kembali mendapatkan kuota resmi untuk menonton langsung di stadion lawan. Stadion Dipta diperkirakan bakal bergemuruh dengan kehadiran sekitar 15.000 penonton.

Menanggapi kebijakan tersebut, Ricky menyambut positif dan mengimbau koordinator suporter kedua belah pihak untuk berkomitmen menjaga keamanan dan kondusivitas jalannya pertandingan olahraga ini.

Exit mobile version