Momen bersejarah menyelimuti Korps Adhyaksa dalam peringatan Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia. Bertempat di Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI, Jakarta Selatan, Jaksa Agung ST Burhanuddin secara resmi merilis tujuh perintah harian yang wajib dipedomani oleh seluruh jajarannya. Langkah strategis ini diambil sebagai komitmen nyata untuk meningkatkan mutu penegakan hukum di tanah air.
Mengusung tema besar “Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum Berintegritas, Adil dan Humanis”, peringatan tahun ini menjadi titik balik penting bagi Kejaksaan RI. ST Burhanuddin mengajak seluruh insan Adhyaksa untuk menjadikan momentum ini sebagai pemacu semangat baru dalam mengabdi kepada bangsa dan negara, sekaligus memperkuat posisi kejaksaan sebagai garda terdepan keadilan hukum.
Dalam pidatonya, Jaksa Agung memaparkan tujuh poin instruksi penting yang mencakup aspek spiritual, moralitas, hingga profesionalisme aparat hukum. Pertama, ia memerintahkan jajaran Kejaksaan untuk selalu menerapkan nilai-nilai ketuhanan dalam setiap pengambilan keputusan dan pelaksanaan tugas sehari-hari.
Kedua, seluruh jajaran diinstruksikan untuk memulihkan kehormatan serta muruah institusi kejaksaan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ketiga, Kejaksaan wajib mendukung penuh program prioritas Asta Cita demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Keempat, Jaksa Agung menekankan pentingnya penggunaan hati nurani dalam menjalankan tugas secara profesional dengan menjunjung tinggi kebenaran. Kelima, sinergi yang harmonis dan kolaborasi produktif dengan kementerian serta lembaga lain harus terus ditingkatkan secara konsisten.
Keenam, yang tidak kalah penting, seluruh insan Adhyaksa dituntut untuk menerapkan pola hidup sederhana dalam bertugas maupun bersosialisasi sebagai cerminan integritas. Terakhir, poin ketujuh menginstruksikan peningkatan kepekaan terhadap dinamika sosial dan hukum masyarakat agar dapat bertindak cepat serta tepat.
Di akhir amanatnya, Jaksa Agung menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi tanpa henti seluruh jajarannya. Beliau mengingatkan bahwa jaksa merupakan ujung tombak sekaligus pengawal kedaulatan hukum yang harus terus berjuang demi keadilan yang hakiki di Indonesia.

