Site icon Media KotaKita

Kebakaran Hebat di Gambir Jakarta Pusat: Ratusan Rumah Hangus dan 880 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Musibah kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Batu Ceper 8, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Peristiwa memilukan yang terjadi pada Senin siang ini mengakibatkan sebanyak 114 unit rumah hangus terbakar dan meratakan pemukiman warga dengan tanah. Berdasarkan data sementara, insiden ini berdampak langsung pada 310 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 880 jiwa yang kini kehilangan tempat tinggal.

Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Syarifudin, mengungkapkan bahwa padatnya hunian menjadi pemicu utama cepatnya perambatan api. Kondisi rumah yang mayoritas semi-permanen dan saling berdempetan membuat si jago merah dengan mudah melompat dari satu bangunan ke bangunan lainnya dalam waktu singkat.

Selain faktor kepadatan pemukiman, petugas pemadam kebakaran juga menghadapi kendala besar di lapangan, yaitu sulitnya mengakses sumber air. “Kendalanya adalah rumah yang padat hunian sehingga perambatan berlangsung sangat cepat. Kedua, sumber air yang sangat jauh memaksa personel kami harus menggelar selang dengan jarak yang cukup panjang,” jelas Syarifudin.

Untuk menjinakkan kobaran api, pihak damkar mengerahkan kekuatan penuh dengan menerjunkan sedikitnya 29 unit mobil pemadam kebakaran beserta 135 personel ke lokasi kejadian. Laporan kebakaran pertama kali diterima pihak damkar pada pukul 13.40 WIB. Berkat perjuangan keras petugas, api akhirnya berhasil dilokalisir dan proses pendinginan dimulai sekitar pukul 16.17 WIB guna memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa.

Meski kerugian materiil ditaksir sangat besar, untungnya tidak ada korban jiwa dari kalangan warga sipil dalam musibah ini. Namun, beratnya medan dan tebalnya asap sempat membuat dua personel pemadam kebakaran mengalami kelelahan ekstrem hingga harus dievakuasi. Satu petugas dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis intensif, sementara satu petugas lainnya berhasil ditangani di lokasi dan dinyatakan pulih.

Kini, ratusan warga terdampak sangat membutuhkan bantuan darurat seperti makanan siap saji, pakaian layak pakai, obat-obatan, serta tenda pengungsian sementara. Pemerintah daerah setempat diharapkan segera turun tangan untuk memulihkan kondisi psikologis dan material para korban pascabencana.

Exit mobile version