Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mulai tancap gas mempersiapkan diri sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXI tahun 2026. Untuk menyukseskan gelaran akbar keagamaan ini, Pemprov Jateng secara khusus mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya untuk ikut mengampanyekan dan menyebarluaskan informasi pelaksanaan acara tersebut melalui berbagai saluran komunikasi, khususnya media sosial pribadi mereka.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng, Sumarno, menyampaikan bahwa Kota Semarang akan menjadi pusat pelaksanaan kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 12 hingga 19 September 2026. Mengingat ajang nasional ini akan menarik kehadiran ribuan peserta dan delegasi dari seluruh penjuru Indonesia, dukungan penuh dari seluruh elemen pemerintah serta masyarakat menjadi sangat krusial.
“Event besar ini perlu kita gaungkan bersama. Saya meminta teman-teman ASN tidak hanya hadir secara fisik untuk mendukung, tetapi juga ikut aktif membagikan konten atau mengunggah informasi terkait persiapan MTQ Nasional XXXI di media sosial masing-masing,” ujar Sumarno saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Gubernur Jateng, Semarang.
Menurut Sumarno, MTQ Nasional memiliki nilai strategis yang luar biasa. Selain menjadi sarana penting untuk meningkatkan kecintaan dan pemahaman umat terhadap Al-Qur’an, perhelatan ini juga berfungsi sebagai wadah kokoh pemersatu bangsa di tengah keberagaman. Pertemuan para kafilah dari berbagai provinsi di Indonesia diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi nasional.
Di sisi lain, terpilihnya Jawa Tengah sebagai tuan rumah diproyeksikan akan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap geliat perekonomian lokal. Sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, hingga pelaku UMKM lokal dipastikan akan mendapat dorongan ekonomi yang kuat berkat kehadiran ribuan pengunjung selama sepekan penuh.
Dalam kesempatan apel tersebut, Sumarno juga membagikan hadiah perlombaan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jateng. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan, sinergi, dan kolaborasi yang telah terbangun agar terus terjaga dalam menyukseskan agenda-agenda besar daerah ke depan, termasuk kesuksesan MTQ Nasional 2026.

