Site icon Media KotaKita

Pahlawan Karhutla Gugur: Kisah Pilu Relawan Damkar Kalteng yang Berpulang Akibat Asap

Kabar duka menyelimuti perjuangan melawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Seorang relawan pemadam kebakaran (damkar) yang gigih berjuang di garda terdepan, Ahmadin alias Itam Madin, dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami sesak napas akut akibat paparan asap pekat.

Almarhum sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUD Sultan Imanudin Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Namun, setelah berjuang melawan gangguan pernapasan ekstrem pasca-berjibaku memadamkan api selama sepekan terakhir, kondisi Ahmadin terus menurun hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Minggu malam.

Ahmadin tercatat sebagai anggota aktif dari Relawan Damkar Huma Singgah Itah. Dedikasinya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan warga dari ancaman karhutla di wilayah Kobar kini menyisakan duka mendalam bagi rekan sejawat dan keluarga yang ditinggalkan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kobar, Dwi Agus Suhartono, mengonfirmasi bahwa tantangan di lapangan saat ini sangat berat. Selain Ahmadin, terdapat satu petugas Satgas Karhutla lainnya yang saat ini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit yang sama akibat kelelahan dan dampak asap.

“Kepergian Ahmadin merupakan pukulan berat bagi seluruh tim relawan dan petugas yang terus berjuang tanpa lelah di lapangan. Medan yang sulit, cuaca panas ekstrem, serta kepulan asap tebal menjadi makanan sehari-hari para relawan demi mencegah api meluas ke pemukiman warga,” ujar Dwi Agus.

Tragedi ini menjadi pengingat nyata akan besarnya risiko kesehatan dan keselamatan yang dihadapi oleh para pejuang karhutla. Dukungan fasilitas keselamatan dan kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara liar sangat krusial guna mencegah jatuhnya korban jiwa lebih lanjut di masa depan.

Exit mobile version