Site icon Media KotaKita

Kebakaran Posko GRIB Jaya di Jakarta Barat: Polisi Ungkap Penyebab Aslinya

Sebuah insiden kebakaran melanda posko milik organisasi kemasyarakatan (ormas) GRIB Jaya yang berlokasi di kawasan Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Senin dini hari. Peristiwa yang terjadi di tengah keheningan malam ini sempat memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Namun, pihak kepolisian dengan cepat memberikan klarifikasi resmi guna meredam rumor liar yang beredar terkait penyebab kebakaran tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Nasriadi, menegaskan bahwa berdasarkan penyelidikan sementara, kebakaran hebat tersebut diduga kuat dipicu oleh adanya hubungan arus pendek listrik atau korsleting. Dirinya membantah keras isu yang menyebutkan adanya aksi sabotase maupun pelemparan bom molotov oleh pihak tidak bertanggung jawab ke area posko.

“Sementara informasi yang kami himpun menunjukkan adanya korsleting listrik. Saat kejadian, kondisi posko dalam keadaan kosong tanpa ada aktivitas dari siapa pun di dalamnya,” ujar Nasriadi saat memberikan keterangan. Penegasan ini sekaligus menepis dugaan adanya konflik horizontal yang sengaja memicu kebakaran di markas ormas tersebut.

Meskipun indikasi kuat mengarah pada masalah kelistrikan, pihak kepolisian tidak ingin gegabah. Hingga saat ini, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polres Metro Jakarta Barat masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Langkah penyelidikan mendalam ini dilakukan untuk memastikan secara ilmiah dan akurat sumber api utama yang melahap bangunan tersebut.

Di sisi lain, respons cepat ditunjukkan oleh petugas pemadam kebakaran. Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan darurat kebakaran sekitar pukul 02.49 WIB. Tanpa membuang waktu, petugas langsung mengerahkan kekuatan penuh ke lokasi kejadian.

“Pada tahap awal, kami menerjunkan tujuh unit armada pemadam yang diperkuat oleh 35 personel. Untuk mempercepat proses evakuasi dan pemadaman, kami kembali menambah satu unit armada dengan lima personel tambahan,” jelas Syaiful. Berkat kerja keras dan kesigapan petugas di lapangan, amukan si jago merah akhirnya berhasil dijinakkan sepenuhnya pada pukul 03.28 WIB.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengelola gedung pertemuan, sekretariat, maupun markas organisasi untuk selalu memeriksa kelaikan instalasi listrik secara berkala demi mencegah bahaya kebakaran serupa di masa mendatang.

Exit mobile version