Kemeriahan menyelimuti jantung Ibu Kota Jakarta saat ribuan pelari memadati area sekitar Istana Merdeka. Acara bertajuk Merdeka Run 2026 ini sukses digelar dengan sangat spektakuler, menggabungkan semangat olahraga, kecintaan tanah air, dan pertunjukan teknologi serta militer yang memukau mata belasan ribu peserta.
Acara lari massal yang diikuti sekitar 12.000 peserta ini secara resmi dilepas oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya tepat pada pukul 06.00 WIB. Flag-off ini menandai penutupan rangkaian perayaan Bulan Kemerdekaan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia.
Sebelum bendera start dikibarkan, para peserta disuguhkan atraksi visual yang luar biasa di langit Jakarta yang masih temaram sejak pukul 05.32 WIB. Formasi ratusan drone bercahaya membentuk peta Indonesia, bendera Merah Putih, hingga lambang Garuda Pancasila dengan tulisan “Dirgahayu Republik Indonesia”. Suasana semakin bergemuruh sesaat sebelum lari dimulai, ketika tiga jet tempur F-16 milik TNI Angkatan Udara melintas rendah di atas kawasan Monas.
Tidak hanya itu, sensasi patriotisme kian terasa ketika sebuah helikopter melintas di udara membawa bendera Merah Putih berukuran raksasa sepanjang rute lari. Rute sepanjang 8 kilometer yang dilalui para peserta membentang dari Istana Merdeka menuju Jalan MH Thamrin, Bundaran HI, Jalan Jenderal Sudirman, putar balik di Dukuh Atas, dan kembali ke titik semula.
Merdeka Run tahun ini dirancang sangat inklusif dengan membuka berbagai kategori lomba, mulai dari kelas umum, keluarga, master, hingga kategori khusus kursi roda. Sederet tokoh publik dan atlet ternama juga tampak berbaur di tengah kerumunan, seperti Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad, Gisella Anastasia, Fanny Ghassani, pelatih Timnas Indonesia John Herdman, serta pemain muda berbakat Ivar Jenner.
Demi kelancaran acara, pihak kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas dengan menutup sejumlah ruas jalan protokol sejak pukul 04.00 hingga 07.30 WIB. Sebagai penutup, para pelari dihibur oleh penampilan panggung dari Wali Band dan Moluccan Soul, sembari menikmati aneka kuliner lokal dari puluhan stan UMKM yang sengaja dihadirkan untuk membangkitkan ekonomi kreatif lokal.

