Site icon Media KotaKita

Ribuan Utusan Padati Muktamar ke-35 NU di Jombang, Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir

JOMBANG – Suasana penuh kehangatan dan semangat kebangsaan menyelimuti Kabupaten Jombang, Jawa Timur, seiring dibukanya helatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Sejak Kamis pagi, ribuan peserta dan utusan dari berbagai penjuru Nusantara tampak antusias memadati kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, yang menjadi pusat kegiatan bersejarah organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Gelombang kedatangan para muktamirin terus mengalir tanpa henti. Perwakilan dari wilayah terluar seperti Papua, hingga daerah-daerah di Pulau Jawa seperti Sukabumi, Tuban, dan Jawa Barat, mendatangi lokasi untuk menyelesaikan tahapan registrasi resmi. Proses verifikasi berkas dan pembagian ID card peserta berlangsung secara teratur di area yang telah disiapkan panitia, menandai kesiapan penuh ormas ini dalam menggelar musyawarah tertinggi.

Pengamanan ketat turut diterapkan di sekitar area pondok pesantren demi menjamin kelancaran seluruh rangkaian acara. Personel Barisan Ansor Serbaguna (Banser) disiagakan di berbagai titik strategis dan pintu masuk utama. Dengan kesiapsiagaan tinggi, Banser mengatur alur masuk peserta, memeriksa dokumen verifikasi, serta memastikan ketertiban di tengah tingginya antusiasme warga Nahdliyin yang hadir.

Perhelatan akbar tahun ini terasa makin istimewa dengan rencana kehadiran Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Orang nomor satu di Indonesia tersebut dijadwalkan hadir secara langsung untuk menyampaikan amanat sekaligus meresmikan pembukaan Muktamar ke-35 NU. Kehadiran kepala negara mempertegas posisi strategis NU sebagai pilar penting dalam menjaga keberagaman, memperkuat persatuan nasional, serta mengawal pembangunan bangsa.

Muktamar ke-35 NU di Jombang ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi nasional, melainkan juga momentum krusial untuk merumuskan arah kebijakan strategis organisasi ke depan. Pembahasan isu-isu keagamaan, sosial, ekonomi, hingga kebangsaan diharapkan dapat melahirkan resolusi yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Exit mobile version