JAKARTA — Isu miring mengenai melonjaknya tarif masuk dalam acara peluncuran tim Persija Jakarta akhirnya mendapat tanggapan resmi dari pihak manajemen. Direktur Olahraga Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, memberikan klarifikasi langsung terkait rumor kenaikan harga tiket yang sempat memicu perbincangan hangat di media sosial.
Mantan penyerang andalan Timnas Indonesia yang akrab disapa Bepe tersebut menegaskan bahwa kabar yang menyebutkan kenaikan harga mencapai 70 persen tidak sepenuhnya akurat. Menurutnya, nominal yang beredar dan diumumkan secara resmi di kanal digital Persija merupakan skema harga untuk penjualan umum secara daring (online).
“Ada hal yang perlu diluruskan. Tiket yang kami umumkan di platform resmi Persija adalah tiket umum secara daring. Pihak manajemen telah menyiapkan alokasi tiket khusus untuk pendukung setia kami, The Jakmania, yang pendistribusiannya diatur melalui Pengurus Pusat serta koordinator wilayah masing-masing,” terang Bambang dalam jumpa pers di Jakarta.
Lebih lanjut, Bepe menekankan pentingnya peran suporter bagi klub kebanggaan ibu kota ini. Bagi manajemen, The Jakmania bukanlah sekadar konsumen pertandingan biasa, melainkan bagian tak terpisahkan dari identitas dan perjalanan sejarah Macan Kemayoran. Oleh sebab itu, alokasi khusus dipastikan tersedia saat laga Persija berhadapan dengan klub Australia, Brisbane Roar FC, di Jakarta International Stadium (JIS).
Sebelum klarifikasi ini disampaikan, kelompok suporter The Jakmania sempat melayangkan aksi protes hingga mengancam akan memboikot gelaran peluncuran tim untuk musim mendatang. Sikap tegas tersebut diambil akibat belum ditemukannya kesepakatan terkait penyesuaian harga tiket yang dinilai mengalami kenaikan signifikan dari musim sebelumnya, yakni selisih Rp150.000 untuk tribun bawah dan Rp130.000 untuk tribun atas di luar pajak serta biaya administrasi.
Melalui kepastian alokasi tiket khusus ini, manajemen berharap ketegangan dapat terurai sehingga sinergi antara klub dan suporter tetap terjalin erat dalam mengarungi kompetisi mendatang.

