Site icon Media KotaKita

Pelayanan Dioptimalkan, Pemprov DKI Tunda Peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi memutuskan untuk melakukan penyesuaian jadwal terkait peresmian megaproyek LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai. Agenda seremonial yang semula direncanakan berlangsung pada Rabu (26/8) terpaksa ditunda demi memastikan seluruh fasilitas pendukung benar-benar siap dan ramah untuk seluruh kalangan masyarakat.

Langkah penundaan ini diambil setelah jajaran terkait melakukan evaluasi komprehensif pada tahap akhir persiapan fisik maupun sistem. Pemprov DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk mengedepankan aspek inklusivitas, keselamatan, serta kenyamanan prima bagi para calon pengguna sebelum layanan ini resmi dibuka secara seremonial.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta, Marulina Dewi, menjelaskan bahwa perubahan jadwal ini murni bersifat teknis seremonial. Ia memastikan bahwa program pengembangan jangka panjang untuk moda transportasi modern ini sama sekali tidak terganggu atau mengalami perubahan target.

“Hasil evaluasi akhir menunjukkan perlunya penyempurnaan pada beberapa detail fasilitas di lapangan. Oleh karena itu, Pemprov DKI memutuskan untuk menjadwalkan ulang peresmian ini agar masyarakat nantinya bisa menikmati fasilitas LRT Jakarta dengan standar pelayanan terbaik,” ungkap Marulina dalam keterangan resminya.

Pihak Pemprov DKI bersama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) berkomitmen penuh untuk tetap mengawal pengerjaan fisik dan operasional di koridor Kelapa Gading-Manggarai agar berjalan sesuai rencana. Jalur sepanjang 12,2 kilometer ini nantinya akan menghubungkan 11 stasiun strategis, mulai dari Kelapa Gading, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, Velodrome, Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, hingga berakhir di pusat transit Manggarai.

Bagi warga yang ingin bepergian, tidak perlu khawatir. Meskipun acara peresmian resmi ditunda, operasional uji coba terbatas LRT Jakarta untuk rute Kelapa Gading-Manggarai tetap berjalan normal seperti biasa. Masyarakat masih bisa memanfaatkan moda transportasi berbasis rel ini dengan tarif flat yang sangat ramah di kantong, yakni hanya sebesar Rp5.000 untuk satu kali perjalanan.

Exit mobile version