Site icon Media KotaKita

Aktor Revaldo Kembali Terjerat, Polisi Buru Pemasok Sabu di Balik Kasusnya

Kasus penyalahgunaan narkotika yang menyeret aktor ternama Revaldo Fifaldi kini memasuki babak baru. Pihak Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Barat tengah gencar melakukan pengejaran terhadap sosok pemasok yang mengedarkan barang haram jenis sabu kepada sang aktor.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Revaldo mengaku mendapatkan paket sabu seberat setengah gram dengan harga Rp650.000. Transaksi ilegal tersebut disinyalir dilakukan secara nontunai melalui metode transfer bank guna menyamarkan jejak transaksi mereka dari aparat hukum.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Nasriadi, menegaskan bahwa pihak kepolisian berkomitmen penuh untuk mengusut tuntas jaringan ini hingga ke akarnya. Saat ini, identitas dari penyuplai sabu tersebut telah berhasil dikantongi oleh tim penyidik di lapangan.

Meski identitas pelaku utama di balik suplai barang terlarang ini sudah teridentifikasi, pihak kepolisian masih enggan membeberkan inisial maupun detail lebih lanjut demi kelancaran proses pengejaran. Langkah taktis ini diambil agar target buruan tidak melarikan diri sebelum berhasil diringkus.

Penangkapan Revaldo sendiri bermula dari laporan intensif masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas mencurigakan terkait transaksi narkoba di kawasan Apartemen Altiz, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Menindaklanjuti informasi berharga tersebut, jajaran Sat Resnarkoba langsung bergerak cepat melakukan pengintaian di lokasi.

Polisi yang melakukan observasi mencurigai gerak-gerik seorang pria yang sangat identik dengan ciri-ciri dalam laporan. Tanpa buang waktu, petugas segera mengamankan pria yang tidak lain adalah Revaldo, dan langsung melakukan penggeledahan badan.

Kejadian kelam ini menambah daftar panjang catatan hitam Revaldo di dunia hukum Indonesia. Aktor berbakat ini tercatat sudah empat kali tersandung kasus penyalahgunaan zat adiktif. Sebelum penangkapan terbarunya ini, Revaldo telah berkali-kali berurusan dengan hukum atas kasus serupa, masing-masing pada tahun 2006, 2010, dan 2023.

Publik pun sangat menyayangkan kejadian berulang ini, mengingat karier Revaldo di industri perfilman tanah air sempat kembali bersinar. Kasus ini menjadi pengingat keras akan bahaya nyata dari jeratan lingkaran setan narkoba yang menyasar kalangan figur publik.

Exit mobile version