Site icon Media KotaKita

Pramono Anung Sebut Keluarga Kokoh Jadi Kunci Utama Ketahanan Bangsa

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa ketahanan sebuah bangsa sangat bergantung pada kekuatan unit terkecilnya, yaitu keluarga. Menurutnya, kerukunan sosial, kepedulian antarsesama, hingga kokohnya kedaulanan negara berakar dari pembinaan karakter yang harmonis di dalam rumah tangga.

Pernyataan inspiratif ini disampaikan Pramono saat menghadiri Seminar Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Menteng di Jakarta Pusat. Mengusung tema “Keluarga Kuat, Bangsa Kuat”, acara ini menjadi wadah strategis untuk merumuskan langkah nyata dalam menjaga persatuan di tengah kemajemukan masyarakat metropolitan.

Dalam pidatonya, Pramono menyoroti tantangan era modern dan perubahan sosial yang bergerak begitu dinamis. Di tengah arus globalisasi, keluarga bukan sekadar tempat bernaung secara fisik, melainkan sekolah pertama bagi generasi muda untuk mempelajari nilai-nilai toleransi, empati, dan gotong royong. Nilai-nilai inilah yang nantinya akan menjadi modal sosial penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Lebih lanjut, Pramono mendorong terciptanya ruang dialog publik yang sehat dan konstruktif secara berkelanjutan. Kolaborasi lintas sektor yang aktif melibatkan pemerintah, akademisi, pemuka agama, serta generasi muda dinilai menjadi kunci utama dalam merawat kebinekaan di Jakarta. Jakarta yang maju, menurut Pramono, tidak hanya diukur dari infrastrukturnya saja, melainkan dari kehidupan sosialnya yang rukun, inklusif, dan saling menjaga satu sama lain.

Apresiasi dan dukungan penuh terhadap visi Gubernur ini juga datang dari pihak gereja. Pendeta HKBP Resort Menteng, Pdt. Sahat Manullang, menyatakan komitmen jemaatnya untuk terus bersinergi dengan Pemprov DKI Jakarta. Pihak gereja siap mendukung berbagai program pembangunan yang berfokus pada kesejahteraan warga demi mewujudkan kota Jakarta yang lebih harmonis dan toleran bagi seluruh elemen masyarakat.

Melalui momentum seminar ini, Pramono mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak menutup mata terhadap isu-isu sosial di sekitar mereka. Partisipasi aktif dalam komunitas lokal dinilai mampu menjadi jaring pengaman sosial yang efektif dalam mengatasi berbagai masalah perkotaan. Dengan fondasi keluarga yang kokoh dan komunitas yang peduli, Jakarta diharapkan mampu terus berdiri tegak sebagai miniatur keberagaman Indonesia yang damai.

Exit mobile version