Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bergerak cepat dalam merespons bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebagai bentuk nyata aksi kemanusiaan, lembaga ini telah menyalurkan sedikitnya 1.900 porsi makanan siap saji guna memenuhi kebutuhan gizi mendesak para korban. Bantuan pangan bernutrisi ini disalurkan langsung kepada ribuan pengungsi di Desa Nanga Mbaling dan Desa Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur.
Langkah taktis penanganan darurat ini krusial dilakukan demi menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan warga di tengah situasi pascabencana yang serba terbatas. Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, menegaskan komitmen lembaganya untuk memastikan seluruh korban mendapatkan akses pangan yang layak tanpa penundaan melalui posko dapur umum.
Selain fokus pada pasokan pangan, personel Baznas Tanggap Bencana (BTB) juga dikerahkan menyisir wilayah pemukiman terdampak. Aksi jemput bola ini bertujuan memetakan kebutuhan logistik lanjutan yang paling mendesak bagi warga. Kerja sama erat dengan otoritas pemerintah daerah serta relawan lokal terus ditingkatkan guna mempercepat proses penanganan darurat dan pemulihan infrastruktur sosial.
Di lokasi pengungsian, tim juga menyediakan sarana dapur air untuk mendukung asupan harian pengungsi. Anggota BTB RI, Dede Nurjaman, menjelaskan bahwa fasilitas tersebut disiapkan khusus untuk menyediakan pasokan minuman berupa susu anak-anak, kopi, teh, serta makanan ringan lainnya secara gratis. Distribusi logistik ini menyasar titik-titik posko utama di Kecamatan Sambi Rampas dengan penerima manfaat mencapai ratusan jiwa per wilayah posko.
Guna memperkuat penanganan pascabencana, Baznas juga mendirikan pos layanan medis darurat melalui Rumah Sehat Baznas (RSB) yang dipusatkan di Pondok Pesantren Pancasila, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai. Sinergi bantuan makanan dan pemulihan kesehatan ini diharapkan mampu meringankan penderitaan fisik dan psikis masyarakat korban bencana gempa NTT agar dapat segera bangkit kembali.

