Site icon Media KotaKita

Gerak Cepat Prabowo di Kalbar, Pimpin Rapat Darurat Penanganan Karhutla

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan kerja krusial ke Provinsi Kalimantan Barat guna memimpin langsung upaya darurat penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah responsif ini menegaskan komitmen kuat pemerintahan dalam mengatasi krisis lingkungan yang berdampak luas pada sektor kesehatan dan ekonomi masyarakat.

Setibanya di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Presiden Prabowo yang mengenakan safari cokelat khasnya langsung disambut hangat oleh jajaran menteri dan petinggi keamanan negara. Tampak hadir mendampingi di antaranya Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Sinergi tingkat tinggi ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani karhutla secara komprehensif.

Presiden kemudian menumpangi kendaraan taktis Maung MV3 buatan dalam negeri menuju gedung utama Lanud Supadio. Di sana, Presiden Prabowo segera menggelar rapat koordinasi terbatas yang dibuka oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Rapat difokuskan pada pemetaan titik panas (hotspot) serta evaluasi kendala pemadaman di lapangan.

Dalam pengarahannya, Kepala Negara meminta pemaparan mendalam dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait peta mitigasi dan alokasi personel pemadam. Presiden menginstruksikan agar seluruh jajaran, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga relawan, bahu-membahu melokalisasi titik api agar tidak meluas ke kawasan pemukiman warga.

Upaya penanganan karhutla di Kalimantan Barat memang menjadi prioritas nasional mengingat wilayah ini memiliki lahan gambut yang cukup luas dan rentan terbakar selama musim kemarau. Dampak asap lintas batas juga menjadi perhatian serius agar tidak mengganggu kesehatan masyarakat luas dan hubungan antarnegara tetangga.

Usai memimpin rapat koordinasi darurat tersebut, Presiden Prabowo dijadwalkan langsung meluncur ke beberapa titik lokasi terdampak untuk meninjau efektivitas pemadaman udara (water bombing) serta kesiapan pos pemantauan di lapangan. Kunjungan langsung ini diharapkan mampu memberikan dorongan moral bagi para petugas yang berjuang di garda terdepan.

Exit mobile version