Site icon Media KotaKita

Manfaatkan Kemunculan Awan, Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca Esok Hari

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya mengatasi tantangan iklim di ibu kota dengan langkah-langkah proaktif. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi menginstruksikan jajarannya untuk segera melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada hari Jumat. Langkah taktis ini diambil menyusul adanya laporan prakiraan cuaca yang mendeteksi potensi kemunculan awan hujan di atas wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Pramono menekankan bahwa keberadaan awan merupakan syarat mutlak sebelum teknologi rekayasa cuaca ini dapat diterapkan secara efektif. Menurutnya, tanpa adanya awan potensial di langit, upaya penyemaian garam tidak akan membuahkan hasil. Oleh karena itu, momentum kemunculan awan pada hari Jumat akan langsung dimanfaatkan secara maksimal oleh tim teknis.

“Kalau tidak ada awan, tidak mungkin kita bisa melakukan operasi modifikasi cuaca. Karena ramalan cuaca menunjukkan hari Jumat besok awan akan kembali muncul, saya sudah memerintahkan tim untuk segera mempersiapkan penerbangan,” ujar Pramono saat memberikan keterangan di wilayah Jakarta Selatan.

Meskipun persiapan matang telah dilakukan, Pramono bersikap realistis mengenai hasil akhir dari rekayasa cuaca ini. Beliau mengakui bahwa teknologi OMC tidak memberikan jaminan mutlak akan langsung turun hujan deras. Dalam beberapa operasi sebelumnya yang digelar oleh Pemprov DKI, hujan terkadang tetap tidak turun meski pesawat penyemai telah mengudara.

“Apakah setelah pesawat diterbangkan pasti terjadi hujan? Itu belum ada jaminan. Kami sudah berkali-kali mencoba, dan kadang hujan tetap tidak turun. Bagaimanapun, hujan adalah kuasa Tuhan, saya sangat setuju akan hal itu,” tuturnya dengan bijak.

Kendati demikian, ikhtiar ilmiah ini dianggap penting sebagai bentuk pelayanan optimal kepada masyarakat. Pramono berharap, jika prakiraan cuaca yang memprediksi gerimis terbukti benar, intervensi dengan penyemaian garam dapat mempertebal intensitas hujan agar lebih membawa manfaat bagi warga Jakarta. Namun, ia juga menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dengan memastikan curah hujan yang dihasilkan tidak sampai memicu banjir di titik-titik rawan ibu kota.

Exit mobile version