Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi melantik tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Upacara pelantikan khidmat ini berlangsung di Balai Kota Jakarta pada Rabu (19/8). Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi demi meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan publik di ibu kota.
Proses mutasi dan rotasi kali ini menerapkan sistem Manajemen Talenta yang ketat, terukur, dan berbasis kompetensi. Kebijakan ini juga telah mendapatkan rekomendasi teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), memastikan bahwa setiap figur terpilih ditempatkan pada posisi yang paling sesuai dengan keahlian serta rekam jejak mereka.
Dalam arahannya, Pramono Anung menekankan pentingnya penguatan birokrasi di tengah dinamika geopolitik dan tantangan ekonomi global yang tidak menentu. Menurutnya, Jakarta membutuhkan jajaran pemimpin yang tangkas, adaptif, dan berani mengambil keputusan cepat guna mengatasi berbagai persoalan kota yang kian kompleks.
“Pejabat yang menduduki posisi strategis harus memiliki kepekaan tinggi terhadap perubahan global. Dampak dinamika eksternal bisa langsung dirasakan oleh Jakarta, sehingga kita dituntut untuk selalu siap sedia,” ujar Pramono tegas.
Lebih lanjut, ia juga menantang para aparatur sipil negara (ASN) untuk keluar dari zona nyaman. Ia menginstruksikan para pejabat baru untuk langsung tancap gas mengawal program prioritas, termasuk penanganan sampah terpadu (pilah-angkut-olah) dan perancangan skema pembiayaan kreatif pembangunan kota.
Di akhir sambutannya, Pramono mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan menanamkan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK. “Bangun kerja sama tim yang solid dan kolaboratif. Jabatan ini bukan sekadar kekuasaan, melainkan amanah besar untuk memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga Jakarta,” pungkasnya.
Berikut adalah daftar tujuh pejabat tinggi baru Pemprov DKI Jakarta yang dilantik:
- Abdul Khalit – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi DKI Jakarta
- Mochamad Abbas – Kepala Badan Pengelolaan Aset Daerah Provinsi DKI Jakarta
- M. Matsani – Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setda Provinsi DKI Jakarta
- Fajar Eko Satriyo – Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta
- Muhammad Herizkianto – Kepala Biro Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta
- Indra Patrianto – Wakil Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta
- Faisal Syafruddin – Asisten Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Pengendalian Permukiman

