Site icon Media KotaKita

Kebakaran Hutan Gunung Arjuno-Welirang: 3 Titik Api Terdeteksi, Jalur Pendakian Ditutup Total

Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengancam kawasan konservasi di Jawa Timur. Kali ini, si jago merah dilaporkan membakar area Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo yang berada di lereng Gunung Arjuno-Welirang. Berdasarkan hasil pemetaan udara yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur, setidaknya ada tiga titik api aktif yang berhasil terdeteksi.

Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Gatot Subroto, menjelaskan bahwa lokasi munculnya kobaran api berada di medan yang sangat terjal dan ekstrem. Hal ini membuat tim pemadam darat mengalami kendala besar untuk menjangkau pusat kebakaran secara langsung. Sebagai langkah antisipasi cepat, pihak berwenang kini tengah menyiapkan strategi pemadaman udara melalui metode water bombing.

Dalam skema penanganan udara tersebut, helikopter khusus yang mampu mengangkut air hingga kapasitas satu ton dalam sekali jalan akan dikerahkan. Sumber air untuk operasi pemadaman rencananya bakal diambil dari kolam penampungan di kawasan Kaliandra sebelum diangkut dan dijatuhkan tepat di atas titik-titik api Gunung Arjuno.

Meski mengandalkan jalur udara, upaya pemadaman darat tidak sepenuhnya dihentikan. Tim gabungan yang melibatkan personel BPBD, TNI, Polri, serta relawan setempat tetap dikerahkan untuk mendekati lokasi. Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jatim, Jumadi, mengonfirmasi bahwa dirinya mendampingi pelepasan tim dari Pos Sumber Brantas menuju titik kritis di Lembah Lengkehan guna melakukan pemetaan luasan sekaligus penyekatan api.

Menanggapi situasi darurat ini, UPT Tahura Raden Soerjo mengambil tindakan tegas dengan menutup sementara seluruh jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang. Penutupan ini diberlakukan demi menjaga keselamatan para pendaki serta mendukung kelancaran proses pemadaman hingga kondisi dinyatakan benar-benar aman.

Exit mobile version