Site icon Media KotaKita

Jangan Asal Kurus, Ini Alasan Penanganan Obesitas Wajib Melalui Pendekatan Medis

Hasrat untuk memiliki berat badan ideal sering kali membuat banyak orang terjebak dalam jalan pintas yang berbahaya. Mulai dari menerapkan diet ekstrem hingga mengonsumsi obat pelangsing instan yang belum jelas keamanannya. Padahal, para ahli kesehatan menegaskan bahwa mengatasi obesitas bukanlah perkara instan, melainkan sebuah proses medis yang membutuhkan pendekatan personal dan ilmiah.

Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Prinindita Artiara Dewi, B.MedSc, Sp.GK, menjelaskan bahwa salah satu kesalahan fatal yang sering dilakukan adalah memangkas asupan makanan secara ekstrem. Menghindari karbohidrat sepenuhnya atau hanya makan sekali sehari justru dapat merusak metabolisme. Tubuh manusia tetap membutuhkan gizi seimbang, mulai dari karbohidrat sebagai energi, hingga protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral untuk mendukung fungsi organ secara optimal.

Menurut dr. Prinindita, penanganan obesitas harus disesuaikan dengan kondisi unik setiap individu melalui personalized diet. Obesitas sendiri merupakan penyakit kronis kompleks yang tidak hanya dipicu oleh pola makan buruk, melainkan juga dipengaruhi faktor genetik, ketidakseimbangan hormon, serta gaya hidup. Oleh sebab itu, evaluasi medis secara menyeluruh mutlak diperlukan sebelum menentukan metode penurunan berat badan.

Di sisi lain, maraknya promosi obat pelangsing di media sosial turut memicu kekhawatiran. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Prof. Dr. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, mengimbau masyarakat agar tidak mudah teperdaya oleh klaim berlebihan (overclaim) dari para pembuat konten atau pemengaruh (influencer). Beliau mengingatkan pentingnya menerapkan prinsip Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, Kedaluwarsa) serta memverifikasi keaslian produk melalui pemindaian kode batang resmi BPOM sebelum mengonsumsi obat penurun berat badan.

Senada dengan hal tersebut, dr. Riyanny Meisha Tarliman dari Novo Nordisk Indonesia menambahkan bahwa pilar utama dalam pengelolaan obesitas jangka panjang adalah modifikasi gaya hidup yang konsisten. Terapi obat-obatan atau bahkan opsi bedah bariatrik hanya dilakukan di bawah pengawasan ketat dokter spesialis berdasarkan indikasi medis tertentu. Komitmen, konsistensi, dan kesabaran menjadi kunci utama dalam meraih tubuh sehat yang bebas dari obesitas secara berkelanjutan.

Exit mobile version