Rangkaian prosesi Kirab Bendera Pusaka dan Teks Proklamasi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia telah sukses digelar. Seiring dengan selesainya acara kenegaraan yang berlangsung khidmat tersebut, arus lalu lintas di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, kini telah kembali dibuka dan beroperasi secara normal.
Berdasarkan pemantauan di lapangan sejak pukul 11.45 WIB, barikade penutupan jalan mulai disingkirkan oleh petugas gabungan. Sejumlah ruas jalan protokol yang sebelumnya steril guna mendukung kelancaran kirab kini sudah bisa dilalui kembali oleh kendaraan roda dua, roda empat, hingga moda transportasi umum seperti Transjakarta.
Beberapa jalur utama yang kembali dibuka untuk umum meliputi Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan Budi Kemuliaan, serta Jalan MH Thamrin. Meski arus lalu lintas perlahan mulai padat pasca-pembukaan, aparat kepolisian dan dinas perhubungan tampak bersiaga di titik-titik krusial, seperti bundaran air mancur Patung Kuda, guna memastikan kelancaran dan ketertiban berkendara.
Sebelumnya, penutupan jalan di sekitar area Patung Kuda telah diberlakukan sejak pagi hari pukul 08.00 WIB. Sterilisasi ini dilakukan untuk memberikan ruang bagi iring-iringan Kirab Bendera Pusaka yang bergerak dari Monas menuju Istana Merdeka. Prosesi sakral tersebut mengarak Bendera Pusaka dan Naskah Proklamasi menggunakan Kereta Kencana Garuda Prabayaksa, sebuah momen ikonik yang dinantikan masyarakat setiap tahunnya.
Tahun ini, pembawa pusaka bersejarah tersebut adalah para Purna-Paskibraka Duta Pancasila 2025. Prosesi ini menjadi bagian tak terpisahkan dari Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-81 RI yang mengusung tema besar “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Dengan dibukanya kembali akses jalan di sekitar jantung ibu kota ini, aktivitas masyarakat Jakarta pun kembali berangsur normal. Para pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati dan mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

