Site icon Media KotaKita

Polri Terjunkan 2,5 Ton Bantuan Logistik dan Tim K9 untuk Korban Gempa NTT

Jakarta — Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menunjukkan komitmen penuh dalam aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan logistik seberat 2,5 ton bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan ini tidak hanya berfokus pada kebutuhan pangan pokok, tetapi juga memprioritaskan pasokan spesifik bagi kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan lansia.

Pengiriman bantuan berskala besar ini diberangkatkan dari Bandar Udara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, menuju Labuan Bajo menggunakan pesawat armada Polisi Udara jenis CN-295/P-4501. Tidak sekadar membawa logistik darurat, Polri juga menerjunkan 21 personel gabungan dari Direktorat Polisi Satwa beserta 10 ekor anjing pelacak (K9) yang siap mendukung operasi Search and Rescue (SAR).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan terpadu untuk meringankan beban para korban di daerah terdampak. Selain pasokan makanan pokok, bantuan yang diberangkatkan meliputi sarana medis, tenda pengungsian, peralatan pencarian, hingga 10 unit Wi-Fi portable guna mengatasi kendala jaringan komunikasi di area bencana.

Pengikutsertaan tim K9 secara khusus ditujukan untuk mempercepat pencarian korban yang diduga tertimbun reruntuhan bangunan. Tim khusus ini akan berkoordinasi secara intensif dengan Polda NTT untuk menyisir lokasi-lokasi prioritas, terutama di wilayah Sikka, Manggarai, dan Manggarai Timur yang mengalami dampak kerusakan terparah.

Guna memastikan kinerja optimal di lapangan, seluruh satwa K9 telah melewati pemeriksaan kesehatan ketat oleh tim dokter hewan dan paramedis sebelum keberangkatan. Kesiapan fisik dan kesiapan mental satwa menjadi faktor krusial mengingat medan pencarian di lokasi gempa membutuhkan daya tahan tinggi.

Sinergi antara personel darat, keahlian tim K9, serta kelengkapan logistik diharapkan mampu mempercepat pemulihan pascabencana. Polri memastikan akan terus memantau dinamika di lapangan untuk menyalurkan bantuan susulan sesuai dengan perkembangan situasi masyarakat terdampak di NTT.

Exit mobile version