Site icon Media KotaKita

Gerak Cepat TNI-Polri Evakuasi Pasien ke Tenda Darurat Pascagempa NTT M 7,7

Guncangan hebat bermagnitudo 7,7 yang melanda wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), memicu aksi tanggap darurat cepat dari jajaran TNI dan Polri. Guna mengantisipasi dampak gempa susulan serta potensi kerusakan struktural yang lebih parah, petugas gabungan langsung mengevakuasi puluhan pasien dari dua rumah sakit besar di Labuan Bajo, Manggarai Barat, menuju tenda darurat di area terbuka.

Sebanyak 80 personel gabungan yang terdiri dari Polres Manggarai Barat, Batalyon B Pelopor Brimob Polda NTT, dan Lanal Labuan Bajo diterjunkan langsung ke lokasi terdampak sejak Sabtu pagi. Sinergi ini membuahkan hasil dengan berdirinya tiga unit tenda darurat di pelataran RS Siloam dan satu tenda medis darurat di RSUD Komodo. Seluruh fasilitas darurat ini dilengkapi dengan kasur lipat, peralatan pertolongan pertama, dan kesiapan unit ambulans.

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, menegaskan bahwa keselamatan para pasien merupakan prioritas tertinggi dalam operasi penyelamatan ini. “Kami tidak mau mengambil risiko karena adanya celah keretakan pada struktur bangunan rumah sakit serta ancaman gempa susulan. Pemindahan ke luar gedung adalah langkah mitigasi paling aman saat ini,” ujarnya.

Proses pemindahan pasien dari bangsal bertingkat dilakukan secara ekstra hati-hati untuk mencegah cedera tambahan dan meminimalkan trauma psikologis. Langkah cepat aparat ini menuai apresiasi dari keluarga pasien yang sempat panik saat gempa mengguncang daerah wisata super prioritas tersebut.

Sementara itu, berdasarkan laporan terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bencana gempa bumi ini telah menelan korban jiwa sebanyak 38 orang. Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, memaparkan adanya kerusakan infrastruktur yang cukup masif di berbagai titik, termasuk longsor jalan raya, kerusakan pemukiman warga, serta dampak kerusakan pada terminal di lima bandara dan dua pelabuhan utama di NTT.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada namun tidak panik, serta selalu memantau informasi resmi dari BMKG terkait aktivitas gempa susulan yang tercatat telah terjadi puluhan kali pascagempa utama.

Exit mobile version