Site icon Media KotaKita

Gempa Simalungun Magnitudo 6,4 Guncang Sumut, Getaran Terasa hingga Malaysia

Masyarakat Sumatra Utara dikejutkan oleh guncangan hebat akibat gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,4 yang berpusat di Kabupaten Simalungun. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu sore pukul 17.54 WIB ini tidak hanya dirasakan oleh warga lokal, melainkan getarannya merambat hingga ke wilayah tetangga, Malaysia.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data bahwa episentrum gempa terletak pada koordinat Lintang 2.97 LU dan Bujur 98.95 BT. Guncangan ini bersumber dari darat pada kedalaman cukup dalam, yakni 163 kilometer. Berdasarkan analisis karakteristiknya, BMKG memastikan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi memicu gelombang tsunami.

Dampak rambatan gempa ini dikonfirmasi langsung oleh Badan Meteorologi Malaysia. Pihak otoritas di Kuala Lumpur melaporkan bahwa getaran dirasakan cukup nyata di sepanjang kawasan Pantai Barat Semenanjung Malaysia. Kendati sempat memicu kekhawatiran, otoritas setempat memastikan tidak ada ancaman tsunami bagi wilayah pesisir Negeri Jiran tersebut.

Di dalam negeri, getaran kuat dilaporkan dirasakan di sejumlah wilayah di Sumatra Utara. Di Kota Medan, Kabupaten Simalungun, dan Kabupaten Pakpak Bharat, warga merasakan guncangan hebat selama kurang lebih 30 detik. Sementara di Kabupaten Tapanuli Tengah, durasi guncangan terasa sekitar 10 detik. Beberapa warga sempat panik dan berhamburan keluar dari bangunan untuk menyelamatkan diri.

Pemerintah segera merespons cepat situasi darurat ini. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama instansi terkait seperti BPBD, Basarnas, TNI, dan Polri langsung bersiaga penuh. Personel gabungan telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan asesmen cepat guna memetakan kerusakan infrastruktur dan memastikan ada tidaknya korban jiwa.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan fatal akibat bencana ini. Namun demikian, Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan adanya gempa susulan.

Exit mobile version