Site icon Media KotaKita

Gempa M7 Guncang Flores NTT, Fasilitas Umum hingga Hotel Bintang Lima Rusak Berat

Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,0 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu pagi (15/8). Guncangan hebat ini mengakibatkan kerusakan parah pada sejumlah infrastruktur penting, mulai dari fasilitas publik hingga sektor pariwisata. Beberapa kawasan yang terdampak paling parah di antaranya adalah Maumere, Ruteng, dan destinasi wisata super prioritas Labuan Bajo.

Berdasarkan laporan visual dari lapangan, kepanikan luar biasa sempat melanda warga saat gempa terjadi. Di Maumere, ruang tunggu pelabuhan dilaporkan ambruk total, memaksa para calon penumpang berlarian menyelamatkan diri. Tidak hanya itu, jalan-jalan protokol di Maumere dipadati oleh warga yang berhamburan keluar rumah untuk mencari tempat yang lebih aman dari potensi bahaya susulan.

Dampak kerusakan struktural juga terlihat jelas pada sektor pemerintahan dan pariwisata. Di Kabupaten Manggarai, bangunan Kantor Bupati mengalami kerusakan yang cukup signifikan. Sementara itu, di Labuan Bajo, salah satu hotel berbintang ternama, Hotel Jayakarta, turut dilaporkan mengalami kerusakan parah pada beberapa bagian bangunannya akibat guncangan keras tersebut.

Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol. Rudi Darmoko, menegaskan bahwa prioritas utama kepolisian saat ini adalah menyelamatkan jiwa dan meminimalkan korban. Seluruh personel dari berbagai Kepolisian Resor (Polres) di daratan Flores telah dikerahkan ke lokasi-lokasi terdampak untuk membantu proses evakuasi warga dan menjaga kondusivitas situasi.

“Saat ini kami masih fokus bekerja di lapangan untuk membantu evakuasi masyarakat dan memberikan imbauan keselamatan. Mengenai total kerugian dan detail kerusakan infrastruktur, tim kami masih melakukan pendataan intensif,” ujar Irjen Pol. Rudi Darmoko saat dikonfirmasi.

Hingga kini, otoritas terkait masih terus memantau potensi gempa susulan dan mengimbau warga untuk tetap tenang namun waspada, serta menghindari bangunan yang retak atau tidak stabil demi keselamatan bersama.

Exit mobile version