Site icon Media KotaKita

Detik-Detik Gempa Magnitudo 7 Guncang NTT: Kepanikan Warga Selayar hingga Peringatan Tsunami

Bencana alam kembali menggetarkan wilayah timur Indonesia. Guncangan hebat berkekuatan magnitudo 7,0 yang berpusat di Mbay, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), memicu kepanikan luar biasa hingga ke wilayah Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 06.04 WITA tersebut membuat banyak warga berhamburan keluar rumah demi menyelamatkan diri dari potensi bahaya.

Pengalaman mencekam dirasakan langsung oleh Indo, seorang penduduk di Pulau Rajuni, Kepulauan Selayar. Saat gempa dahsyat tersebut terjadi, ia sedang khusyuk mengaji di lantai atas rumahnya. Guncangan hebat yang datang secara tiba-tiba membuat struktur bangunan bergetar keras, memaksanya segera menghentikan aktivitas dan berlari kencang ke luar rumah.

“Terasa kuat sekali tadi jam 06.04, saya sedang mengaji di atas rumah dan langsung lari turun,” ungkap Indo saat menceritakan kembali momen menegangkan tersebut. Awalnya, ia mengira guncangan itu hanya dirasakan oleh dirinya sendiri. Namun, sesampainya di luar, ia mendapati seluruh tetangganya sudah memadati jalanan dalam kondisi panik luar biasa.

Dampak dari peristiwa ini tidak main-main. Selain merusak sejumlah fasilitas umum dan permukiman warga, gempa bumi ini dilaporkan memicu gelombang tsunami setinggi 0,3 meter yang terdeteksi di kawasan Labuan Bajo, NTT. Jangkauan getarannya pun sangat luas, membentang dari Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, hingga menggetarkan Pulau Bali.

Menanggapi guncangan besar ini, pihak berwenang sempat merilis status peringatan dini tsunami untuk sejumlah kawasan pesisir. Di NTT, daerah terdampak mencakup Manggarai Bagian Utara, Ngada, Ende, Sikka, hingga kawasan Flores. Sementara itu, wilayah NTB seperti Bima dan Dompu, Kota Baubau di Sultra, serta delapan wilayah di Sulawesi Selatan termasuk Selayar, Bantaeng, dan Luwu Timur turut masuk dalam zona waspada. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun selalu siaga menghadapi potensi guncangan susulan.

Exit mobile version