Site icon Media KotaKita

Misteri Kematian Sutrimo: Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan dan Usut Barang yang Hilang

Penyelidikan mendalam tengah dilakukan oleh Polda Metro Jaya guna mengungkap tabir misteri di balik kematian seorang pria bernama Sutrimo. Pihak kepolisian mengendus adanya unsur pidana setelah menemukan sejumlah kejanggalan signifikan yang dilaporkan langsung oleh pihak keluarga korban. Kasus ini kini telah resmi naik ke tahap penyidikan.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, menjelaskan bahwa kejanggalan tersebut terbentang sejak momen pertama korban ditemukan tidak sadarkan diri di lokasi kejadian. Kejanggalan berlanjut saat proses evakuasi korban ke Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring, hingga ketika jenazah akhirnya diantarkan ke kampung halamannya di Banyumas, Jawa Tengah. Menurut pihak keluarga, ada banyak hal tidak wajar dalam rentetan peristiwa tersebut.

Selain kejanggalan dalam kronologi evakuasi, hilangnya barang-barang pribadi milik Sutrimo juga memperkuat kecurigaan. Beberapa barang berharga milik korban hingga kini dilaporkan belum diserahkan kembali kepada pihak keluarga. Hal ini memicu dugaan kuat adanya tindak pidana penyerta atau upaya penghilangan barang bukti.

Pihak kepolisian bergerak cepat dengan mendalami potensi terjadinya tindak pidana pembunuhan biasa hingga pembunuhan berencana. Untuk mengumpulkan bukti medis yang kuat dan ilmiah, tim gabungan dari Polda Metro Jaya, Polda Jawa Tengah, dan Polresta Banyumas telah melakukan proses ekshumasi atau pembongkaran makam Sutrimo di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Banyumas.

Hingga saat ini, sebanyak delapan orang saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik dan jumlahnya berpotensi terus bertambah. Di sisi lain, kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Firman Wijaya, mengklarifikasi status hubungan kerja Sutrimo. Firman menegaskan bahwa almarhum bukanlah kepala rumah tangga (Karumga) di kediaman Febrie, melainkan hanya bertugas menjaga dan tinggal di sebuah rumah kosong secara berkala.

Exit mobile version