Aksi penegakan hukum peredaran gelap narkotika di kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, berlangsung mencekam pada Kamis (13/8). Operasi penggerebekan yang digelar oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama personel Brimob sempat dihujani perlawanan sengit dari kelompok pendukung seorang gembong narkoba. Kerusuhan yang meluap hingga area sekitar rel kereta api bahkan berdampak langsung pada kelancaran operasional KRL Commuter Line.
Operasi senyap ini bermula dari keberhasilan petugas membekuk figur utama jaringan narkoba berinisial MR. Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigjen Roy Hardy Siahaan, mengonfirmasi bahwa tim di lapangan membawa tersangka kembali ke kawasan Kampung Bahari guna melacak lokasi tersembunyi penyimpanan barang haram tersebut. Namun, proses pengembangan kasus di pemukiman padat ini dihalangi oleh kelompok massa pelindung MR yang melancarkan serangan menggunakan tembakan mercon dan petasan ke arah aparat.
Menghadapi perlawanan anarkis tersebut, petugas berpakaian pelindung lengkap merespons cepat dengan melepaskan tembakan gas air mata. Tindakan tegas terukur ini berhasil memukul mundur massa penyerang sehingga situasi keamanan di lokasi kejadian perlahan dapat dikuasai penuh oleh jajaran BNN dan kepolisian.
Imbas dari bentrokan tersebut merembet hingga ke sektor transportasi publik. Kerumunan massa yang berhamburan hingga menutup lintasan rel kereta api mengakibatkan gangguan perjalanan KRL menuju Stasiun Tanjung Priok sejak pukul 06.20 WIB. Akibatnya, penumpukan penumpang tak terhindarkan di area stasiun saat jam sibuk pagi hari.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan bahwa perlintasan rel berhasil disterilkan oleh petugas gabungan pada pukul 07.01 WIB. Meski jalur telah dinyatakan aman untuk dilintasi kembali, insiden ini sempat mengakibatkan empat perjalanan Commuter Line rute Tanjung Priok mengalami keterlambatan berkisar 16 hingga 30 menit. Pihak PT KAI Commuter pun mengimbau masyarakat untuk selalu tertib dan mengutamakan keselamatan di sekitar kawasan jalur rel.

