Jakarta – Langit ibu kota dikejutkan oleh deru mesin jet tempur canggih generasi terbaru, Rafale. Dua unit jet tempur besutan Dassault Aviation milik TNI Angkatan Udara (AU) ini resmi melakukan debut atraksi udara dalam rangkaian gladi kotor persiapan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa ini merupakan penampilan perdana jet tempur Rafale dalam demo udara nasional. Kehadiran jet taktis tersebut menjadi bagian dari manuver kolosal yang melibatkan sekitar 81 armada pesawat dan helikopter tempur milik Indonesia.
“Iya, Rafale juga ikut serta. Ini pertama kalinya dua Rafale yang dimiliki Indonesia diterjunkan langsung untuk melakukan atraksi udara. Tentu kami berharap ke depannya armada pertahanan kita semakin kuat dan bertambah banyak,” ujar Prasetyo saat ditemui di halaman Istana Merdeka.
Aksi udara yang memukau ini dirancang dengan presisi tinggi. Pemerintah bersama TNI terus melakukan evaluasi ketat terkait koordinat manuver udara. Langkah ini krusial untuk memastikan keselamatan para pilot sekaligus memberikan sudut pandang visual terbaik bagi Presiden Prabowo Subianto serta para tamu undangan di podium utama.
Selain atraksi militer udara, persiapan matang juga terus digodok untuk barisan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Prasetyo menjelaskan, para anggota Paskibraka saat ini tengah menyesuaikan diri dengan karakteristik rumput tebal di halaman Istana Merdeka yang berbeda dari tempat latihan sebelumnya. Porsi latihan mandiri pun ditingkatkan demi menjaga kesempurnaan gerakan saat hari upacara.
Antusiasme masyarakat menyambut HUT ke-81 RI tahun ini melonjak sangat tinggi. Terbukti, pendaftar yang ingin menyaksikan langsung upacara di Istana Merdeka menembus angka 336 ribu orang hanya dalam waktu lima hari pendaftaran. Mengingat tingginya minat warga, pemerintah memutuskan menambah kapasitas penonton sebanyak 3.400 orang yang dibagi dalam sesi pagi dan sore.
Bagi masyarakat yang belum beruntung mendapatkan undangan resmi di dalam halaman Istana, pihak panitia juga telah menyiapkan area khusus dengan tenda di kawasan Taman Pandang agar publik tetap dapat merasakan langsung khidmatnya rangkaian acara kemerdekaan.
