Peristiwa menegangkan melanda perairan Pantai Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin dilaporkan mengalami kebakaran hebat saat tengah berlayar pada Rabu (12/8). Insiden ini memicu kepanikan luar biasa di kalangan penumpang yang berada di atas kapal, mengingat kobaran api dan kepulan asap tebal mulai membubung tinggi ke udara.
Tim Search and Rescue (SAR) gabungan dari Bali dan Lombok langsung bergerak cepat setelah menerima laporan darurat. Evakuasi penyelamatan dilakukan dengan mengerahkan armada laut guna meminimalisir adanya korban jiwa. Sinergi antara tim penyelamat dari kedua wilayah ini menjadi kunci krusial dalam mempercepat proses evakuasi di tengah situasi yang mencekam.
Sebelum bantuan tiba, situasi di atas kapal sempat terekam dalam sebuah video amatir berdurasi 50 detik yang beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat kepulan asap hitam pekat keluar dari salah satu sudut kapal. Para penumpang tampak panik namun tetap berusaha menyelamatkan diri dengan sigap mengenakan jaket pelampung (life jacket) sebagai langkah antisipasi pertama.
Menurut informasi resmi, Kantor SAR Mataram pertama kali menerima laporan mengenai musibah ini pada pukul 04.39 WITA. Laporan darurat tersebut diteruskan langsung oleh Nurdin, selaku Nakhoda RB 220 Mataram, yang berada dekat dengan lokasi kejadian. Respons cepat dari pihak berwenang langsung diaktifkan sesaat setelah koordinat kapal teridentifikasi.
Hingga rilis berita ini diturunkan, pihak otoritas terkait masih terus melakukan pendataan mendalam mengenai jumlah pasti penumpang serta anak buah kapal (ABK) yang berada di dalam KMP Putri Yasmin. Selain fokus pada keselamatan korban, tim investigasi juga tengah menyelidiki penyebab utama terjadinya kebakaran yang melanda kapal penyeberangan tersebut.
Kejadian ini kembali menjadi alarm keras bagi industri transportasi laut Indonesia mengenai pentingnya sistem proteksi kebakaran dan kesiapan darurat di atas kapal guna menjamin keselamatan para penumpang selama pelayaran.
