Langkah strategis dalam mempercepat adopsi teknologi hijau kini tengah bergerak masif di Asia Tenggara. ThinkPalm Technologies, penyedia solusi teknologi terkemuka, resmi menjalin kemitraan strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Singapore Polytechnic (SP). Kolaborasi ini bertujuan mengembangkan solusi Industrial Internet of Things (IIoT) berbasis kecerdasan buatan (AI) guna membantu Usaha Kecil dan Menengah (UKM) serta perusahaan rintisan dalam mengukur keberlanjutan lingkungan secara terjangkau.
Integrasi teknologi ini memanfaatkan platform IIoT canggih milik ThinkPalm, yaitu NetvirE. Solusi berbasis AI tersebut dirancang untuk mengumpulkan dan menganalisis data keberlanjutan secara akurat. Dengan ketersediaan data yang dapat langsung ditindaklanjuti, pelaku UKM di Singapura kini dapat memantau jejak karbon dan efisiensi energi mereka tanpa harus mengeluarkan biaya investasi awal yang terlalu besar. Inisiatif ini sekaligus memperkuat posisi Singapura sebagai pusat bisnis karbon terdepan di Asia.
Selain fokus pada pengembangan solusi bisnis, kerja sama ini memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Mahasiswa Singapore Polytechnic diberi kesempatan emas untuk terlibat langsung dalam merancang sensor IIoT dan menggarap proyek-proyek industri nyata. Tidak hanya itu, ThinkPalm juga membuka program magang internasional di berbagai pusat pengembangannya seperti Kochi, Trivandrum, dan Chennai, guna menjembatani pemahaman akademis dengan praktik kerja industri.
Senior Director Engineering Cluster Singapore Polytechnic, Toh Ser Khoon, menyatakan bahwa kemitraan ini merupakan langkah penting untuk menyelaraskan kurikulum pendidikan vokasi dengan tuntutan industri modern. Sementara itu, Rejish M Unni selaku Pendiri sekaligus Direktur Penjualan dan Pemasaran ThinkPalm Technologies, menekankan bahwa transparansi data adalah kunci utama dalam proses transformasi keberlanjutan bagi ekosistem bisnis skala kecil dan menengah.
Melalui kolaborasi antara intuisi pendidikan terapan SP yang telah berdiri sejak 1954 dan pengalaman ThinkPalm selama lebih dari 15 tahun di bidang rekayasa perangkat lunak, integrasi teknologi IIoT berbasis AI ini diyakini mampu menciptakan standar baru dalam otomatisasi ramah lingkungan bagi sektor industri masa depan.
