Gunung Mas, Kalimantan Tengah – Di tengah hamparan hijau Bumi Tambun Bungai, sebuah inisiatif mulia bernama Program Taruna Bhakti 2026 resmi diluncurkan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 54 Kabupaten Gunung Mas (Gumas). Program ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan sebuah jembatan harapan yang menghadirkan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) langsung ke garda terdepan pendidikan, berinteraksi dengan siswa untuk menanamkan nilai-nilai karakter esensial bagi generasi penerus bangsa.
Digagas oleh Kementerian Sosial RI, Taruna Bhakti merupakan program pendampingan komprehensif yang melibatkan para calon perwira dari Akademi TNI dan Akpol di berbagai titik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia. Tujuannya jelas: mendekatkan figur kepolisian dan militer kepada lingkungan pendidikan, sekaligus membekali para siswa dengan pondasi karakter yang kuat dan kepribadian yang tangguh sejak dini. Di Gumas, program ini melibatkan lima Taruna Akpol dan dua perwira pendamping, membentuk tim solid yang siap berdedikasi.
Kapolres Gumas, AKBP Arum Sari Pupita Dewi, menekankan pentingnya program ini sebagai wujud nyata pendekatan edukatif dan humanis kepolisian. “Kami ingin membangun sinergi positif antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan. Melalui Taruna Bhakti, kami berharap dapat memberikan inspirasi dan bimbingan langsung kepada anak-anak kita, membentuk mereka menjadi pribadi yang berintegritas dan memiliki jiwa kepemimpinan,” ujar AKBP Arum Sari Pupita Dewi.
Selama beberapa hari ke depan, para Taruna Akpol akan menyampaikan berbagai materi krusial, dimulai dengan fokus pada pembentukan karakter dan kepribadian siswa. Koordinator Taruna Bhakti tingkat Polres Gumas, Ipda Sabar Hari S, telah berkoordinasi intensif dengan pihak sekolah untuk memastikan setiap agenda berjalan tertib dan sesuai rencana. Momentum ini semakin istimewa karena bertepatan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), di mana para siswa baru mulai beradaptasi dengan kehidupan asrama dan lingkungan belajar mereka yang baru.
Sekolah Rakyat Terintegrasi di Gunung Mas memiliki perjalanan yang inspiratif. Dimulai sebagai rintisan pada tahun 2025 dengan 100 siswa yang belajar di Hotel Gunung Mas Kuala Kurun, kini fasilitas permanen tengah dibangun di Desa Tumbang Tambirah, Kecamatan Kurun. Pembangunan yang dimulai sejak 26 Januari 2026 ini mencakup gedung SD, SMP, SMA, serta asrama putra dan putri. Meskipun sebagian pembangunan masih berlanjut, beberapa fasilitas telah rampung dan siap digunakan, termasuk untuk kegiatan MPLS dan Taruna Bhakti.
Bagi para Taruna Akpol, keterlibatan dalam Program Taruna Bhakti di Gumas menawarkan pengalaman lapangan yang tak ternilai harganya. Mereka tidak hanya mengajar, tetapi juga belajar berinteraksi langsung dengan masyarakat, memahami dinamika sosial, dan mengaplikasikan teori kepemimpinan dalam konteks nyata. Di sisi lain, para siswa mendapatkan mentor sekaligus kakak pembimbing yang dapat menjadi teladan, membantu mereka menavigasi tantangan kehidupan di asrama serta menumbuhkan semangat belajar dan kebangsaan.
Melalui sinergi antara Kementerian Sosial, Akademi Kepolisian, dan pemerintah daerah, Program Taruna Bhakti di Sekolah Rakyat Gunung Mas menjadi cerminan komitmen untuk mencetak generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga luhur budi pekerti dan tangguh mentalnya. Ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan Indonesia, dimulai dari pelosok Kalimantan Tengah.
