Site icon Media KotaKita

Amanat Presiden Prabowo di IPDN: Cetak Pamong Praja Berintegritas, Layani Rakyat Sepenuh Hati

JATINANGOR, SUMEDANG – Suasana khidmat menyelimuti Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, ketika Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hadir untuk menyampaikan amanat penting kepada Praja Utama Angkatan XXXIII. Dalam pidato inspiratifnya, Presiden Prabowo menegaskan kembali esensi kepemimpinan dan pengabdian yang harus diemban oleh setiap pamong praja, yakni sebuah dedikasi tanpa pamrih yang selalu berpihak kepada kepentingan rakyat.

Acara yang berlangsung pada hari Rabu (29/7) tersebut bukan sekadar seremoni pelantikan, melainkan sebuah penanaman nilai fundamental bagi calon-calon pemimpin masa depan bangsa. Presiden Prabowo secara lugas meminta para praja untuk senantiasa mengedepankan sikap rendah hati. Menurutnya, kerendahan hati adalah fondasi utama bagi seorang pemimpin yang ingin benar-benar memahami dan melayani kebutuhan masyarakat, bukan sekadar memerintah.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa setiap kebijakan dan keputusan yang diambil oleh pamong praja harus berorientasi pada kesejahteraan rakyat. “Kalian adalah ujung tombak pelayanan publik. Setiap gerak langkah, setiap putusan, haruslah demi rakyat. Kepentingan rakyat adalah hukum tertinggi,” tegas Presiden, menggugah semangat para praja yang akan segera terjun ke medan pengabdian.

Peran pamong praja, khususnya lulusan IPDN, sangat strategis dalam menopang roda pemerintahan dan pembangunan di berbagai tingkatan. Mereka adalah agen perubahan yang diharapkan mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan responsif. Amanat Presiden Prabowo ini menjadi pengingat kuat bahwa integritas dan akuntabilitas adalah dua pilar tak terpisahkan dalam menjalankan tugas mulia tersebut. Di tengah tantangan global dan kompleksitas permasalahan domestik, kehadiran pamong praja yang berintegritas tinggi menjadi krusial untuk menjaga kepercayaan publik dan mendorong kemajuan bangsa.

Pesan Presiden Prabowo juga menyiratkan harapan besar terhadap generasi muda IPDN agar menjadi pionir dalam reformasi birokrasi. Mereka diharapkan tidak hanya cakap secara administratif, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, kemampuan berinovasi, dan keberanian untuk memberantas praktik korupsi yang merugikan negara dan rakyat. Dengan jiwa ksatria yang ditanamkan selama pendidikan di IPDN, para praja diharapkan mampu menghadapi berbagai godaan dan tetap teguh pada jalur pengabdian yang lurus dan benar.

Momentum pelantikan ini menjadi janji awal bagi Praja Utama Angkatan XXXIII untuk mengimplementasikan nilai-nilai luhur kepemimpinan yang telah mereka pelajari. Dengan bimbingan dan amanat langsung dari pucuk pimpinan negara, harapan besar disematkan agar mereka benar-benar menjelma menjadi abdi negara yang profesional, berintegritas, dan selalu menempatkan kepentingan rakyat di atas segalanya, demi terwujudnya Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.

Exit mobile version