Nanning kembali bersiap menjadi pusat perhatian ekonomi regional saat China-ASEAN Expo (CAEXPO) ke-23 dijadwalkan berlangsung pada 17-21 September. Acara tahunan bergengsi ini, yang diselenggarakan di Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China, telah memasuki tahap persiapan akhir, menjanjikan edisi yang lebih besar, lebih inovatif, dan lebih dinamis dari sebelumnya. CAEXPO 2026 bukan sekadar pameran, melainkan platform strategis untuk memperdalam kemitraan ekonomi dan perdagangan antara China dan negara-negara anggota ASEAN.
Edisi tahun ini akan menampilkan zona ekshibisi ASEAN yang diperluas secara signifikan, mencakup area seluas sekitar 20.000 meter persegi. Peningkatan ini sejalan dengan ambisi penyelenggara untuk menghadirkan variasi produk pameran yang lebih luas, meningkatkan partisipasi negara anggota, dan mendorong kolaborasi industri ke level yang lebih tinggi. Pengunjung dapat menantikan peragaan pencapaian terbaru dalam kerja sama ekonomi dan perdagangan yang telah terjalin erat antara kedua belah pihak.
Yang menarik, CAEXPO 2026 akan menjadi panggung bagi perpaduan antara tradisi dan inovasi. Selain produk konsumsi tradisional yang selalu diminati, pameran ini akan menyoroti produk-produk mutakhir di bidang kecerdasan buatan (AI), energi hijau, dan berbagai sektor teknologi tinggi lainnya. Ini mencerminkan pergeseran fokus global menuju keberlanjutan dan inovasi digital, serta kesiapan China dan ASEAN untuk memimpin di era ekonomi baru.
Sorotan penting lainnya adalah debut Timor-Leste dalam paviliun komoditas sebagai anggota resmi ASEAN. Partisipasi ini tidak hanya menegaskan integrasi Timor-Leste ke dalam komunitas ASEAN tetapi juga membuka peluang baru bagi negara tersebut di pasar regional. Sementara itu, Filipina, sebagai negara tema CAEXPO tahun ini, akan hadir dengan kekuatan penuh. Sebanyak 44 perusahaan terdaftar dari Filipina akan memamerkan berbagai produk dan layanan, mulai dari makanan, dekorasi rumah, perawatan pribadi, pariwisata, hingga layanan keuangan. Sebuah startup AI asal Filipina bahkan akan melakukan debutnya, menggarisbawahi komitmen pameran terhadap inovasi teknologi.
Penyelenggara CAEXPO berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memastikan produk-produk berkualitas tinggi dari ASEAN dapat terhubung dengan pasar konsumen China yang masif. Inisiatif ini diharapkan dapat menyuntikkan momentum baru bagi pertumbuhan perdagangan regional dan kemakmuran ekonomi bersama. Momen ini juga bertepatan dengan peringatan lima tahun terjalinnya Kemitrahan Strategis Komprehensif antara China dan ASEAN, sebuah tonggak penting yang memperkuat fondasi hubungan bilateral.
Sejak penandatanganan resmi Protokol Peningkatan Kawasan Perdagangan Bebas China-ASEAN (CAFTA) 3.0, hubungan ekonomi dan perdagangan antara China dan ASEAN terus menunjukkan tren penguatan yang signifikan. Nilai perdagangan bilateral diproyeksikan melampaui 1 triliun dolar AS pada tahun 2025, menegaskan posisi China dan ASEAN sebagai mitra dagang terbesar satu sama lain selama enam tahun berturut-turut. CAEXPO 2026 hadir sebagai manifestasi nyata dari kemitraan yang berkembang pesat ini, membuka jalan bagi kolaborasi yang lebih erat dan masa depan ekonomi yang lebih cerah bagi seluruh kawasan.
